DIKEBUT: Proyek pemeliharaan Jalan Provinsi Jawa Barat, Jalan Utama Kabupaten Karawang tepatnya diwilayah Klari, Kecamatan Klari terus dikerjakan.

Dewan Soroti Percepatan Proyek Infrastruktur

BANDUNG – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Nur Supriyanto menyoroti proyek infrastruktur pemerintah yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, pengerjaan proyek yang sempat terhenti seperti perbaikan jalan dan drainase. Sehingga, baginya, jika tidak secepatnya dibereskan dapat membahayakan aktivitas masyarakat.

“Banyak jalan yang berlubang, yang juga membahayakan para pengendara. Terutama kendaraan roda dua yang melintas pada malam hari,” ucap Nur Supriyanto di Bandung, Minggu (2/8).

Dikatakan dewan pemenangan Dapil Bekasi-Bogor itu, terhentinya proyek seperti itu dimungkinkan oleh fokusnya pemerintah terhadap pandemi ini. Oleh karena itu, banyak pengerjaan yang terbengkalai.

“Saat pemerintah fokus terhadap pandemi dan memberhentikan pembangunan infrastruktur. Banyak sekali bangunan yang terbengkalai, dan sebagian membahayakan aktivitas masyarakat, karena ditinggal begitu saja,” katanya.

Seharusnya, ungkap dia, pengerjaan infrastruktur yang sempat terbengkalai oleh Covid ini harus segera diperbaiki. Sebab, ditakutkan ada korban yang melewati jalan berlubang itu.

“Saat ini, harus sudah mulai diperbaiki dengan menggunakan dana pemeliharaan, bukan malah sebaliknya, harus diberhentikan kegiatannya,” ungkapnya.

Kendati demikian, dirinya meminta kepada pemerintah untuk segera melanjutkan proyek yang terhenti itu. Sebab, baginya keselamat merupakan hal yang utama.

“Oleh karena itu saya meminta pemerintah daerah kota/kab dan provinsi untuk mulai kembali kegitaannya di masa AKB, dengan memperiotaskan kegiatan pemeliharaan jalan, terutama jalan jalan yang berlubang,” pungkasnya. (mg1/tur)

Check Also

Infrastruktur Jadi Korban Pandemi

CIAMIS – Lima paket pekerjaan peningkatan jalan di Kabupaten Ciamis yang sedianya akan dilaksanakan dalam waktu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *